- Pimpinan BAZNAS Kabupaten Jepara silahturahim ke KODIM 0719 Jepara
- Pengelolaan ZIS Bantu Entaskan Kemiskinan
- Silahturahim bersama KADIN Jepara
- BAZNAS BENTUK TIM PERAN SERTA MASYARAKAT
- Bakti Sosial Purna Bakti dengan BAZNAS Jepara
- MESIN JAHIT AGAR TIDAK MENJERIT
- PPKM Darurat BAZNAS Jepara salurkan Paket Sembako
- Bantu Kursi Roda
- Sosialisasi BAZNAS Dengan SMA N 1 Jepara
- PPROGRAM PRIORITAS BAZNAS KABUPATEN JEPARA
Jaga Seni Ukir Dikpora Bersama Baznas Jepara Adakan Pelatihan
Kamis, 02 Mei 2024 | Dibaca : 400 Kali
Jepara_ Dalam rangka memperingati hari pendidikan nasional Badan Amil zakat nasional (Baznas) Jepara serta Dinas Pendidikan, pemuda dan olahraga (Dikpora) Jepara mengadakan pelatihan ukir bagi 50 orang guru,50 orang siswa SMP dan SD se Jepara. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada tanggal 2-4 Mei 2024 di SMK 2 Jepara.
Pembukaan pelatihan ukir secara simbolis dilaksanakan pada momentum memperingati Hari Pendidikan Nasional di alun-alun Jepara oleh Edi Supriyanta Pj bupati Jepara didampingi forkopimda, Kepala Dikpora Jepara Ali Hidayat, Kusdiyanto wakil Ketua Baznas Jepara dengan memberikan peralatan ukir (Tatah) kepada perwakilan 5 Guru dan 5 siswa.
Pj Bupati Jepara berpesan disela-sela memberikan peralatan alat ukir (tatah) kepada perwakilan guru dan siswa, agar tetap semangat mengikuti pelatihan ukir dan ikut menjaga seni ukir.
Ali Hidayat kepala dinas dikpora kabupaten Jepara menyampaikan terima kasih kepada Badan amil Zakat Nasional (Baznas) atas kerjasamanya mendukung program pelatihan ukir yang mempunyai tujuan ikut menjaga dan melestarikan kesenian ukir Jepara.
‘’ Seni ukir jepara sudah terkenal di dalam dan luar negeri mari kita ikut menjaga kekayaan Jepara ini tetap ada tidak hilang digerus oleh pekembangan zaman dengan mempersiapkan generasi penerus mempunyai keterampilan mengukir’’ tambah Ali Hidayat
Kusdiyanto wakil Ketua Baznas Kabupaten Jepara menyampaikan bahwa Baznas adalah lembaga pemerintah non struktural yang mempunyai komitmen terhadap program pemerintah berkaitan masalah kemiskinan,stunting, menjaga kearifan lokal seni ukir dll.
‘’Pelatihan seni ukir ini diharapkan ikut berkontribusi mempersiapkan generasi muda cinta seni ukir dan punya keterampilan ukir sehingga keterampilan yang dipunyai menjadi bekal hidup serta mengurangi kemiskinan, penganguran sehingga masyarakat jadi sejahtera’’ harap Kusdiyanto (KYA)



