Semua Berita pengumuman

BAZNAS JAWA TENGAH LATIH TATA BOGA BAGI PENGELOLA CATERING PONDOK PESANTREN

Jumat, 17 Maret 2023 | Dibaca : 383 Kali

Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan pelatihan bidang boga bagi pengelola catering pondok pesantren di Jawa Tengah.  di Pondok pesantren Maslakul Huda Kajen, Margoyoso, Pati. Kamis (16/3/2023)

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Baznas provinsi Jawa Tengah  kyai Ahmad Daroji , Ning nawal Taj yasin istri wakil gubernur Jawa Tengah, K.H Abdul Ghofar  Rozin, Faishal Asisten 3 pemda pati, Kusdiyanto Pimpinan Baznas kabupaten  Jepara, Pimpinan Baznas kabupaten Pati dan  Rembang.

Kyai Abdul Ghofar Rozin Pengasuh Pondok Pesantren Maslakul Huda Kajen Margoyoso, Pati meyampaikan pondok pesantren harus mandiri dalam tiga hal yaitu Tradisi, Politik dan ekonomi.

Tata kelola Pondok Pesantren mutlak harus ditingkatkan khusunya bidang logistik, ngurus makan minum santri. misalnya Pondok pesantren sarang ada sekitar empat belas ribu santri, ponpes Mranggen ada lima ribu dan masih banyak pondok pesantren lain mempunyai santri yang banyak. Maka pelatihan bidang boga bagi pondok pesantren menjadi penting.

‘’Pelatihan bidang  tata boga ini diikuti 52 pesantren tiap pesantren mengirimkan 2 orang jadi peserta pelatihan bidang boga ada 104 orang’’ ujar Kyai Abdul ghofar Rozin.    

Ketua Baznas provinsi Jawa tengah Kyai ahmad Daroji mengatakan pelatihan ini penting bagi pondok pesantren karena pondok pesantren telah mencetak penerus generasi bangsa. maka ponpes punya kewajiban untuk menyediakan makanan yang bergizi dan sehat bagi santri. Pondok pesantren sudah terbukti mencetak tokoh agama, tokoh masyarakat, pengusaha, pemimpin negara mulai Presiden,wakil Presiden, Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati dan lain-lain.

Baznas Provinsi Jawa tengah dalam mendistrbusikan dana ZIS melalui pertama program Konsumtif yaitu memberikan bantuan yang sifatnya mendesak misalnya memberikan paket sembako, membantu biaya berobat dll. Yang kedua program produktif memberikan alat usaha, modal usaha, pelatihan keterampilan sudah ada 15 Jeninya pelatihan seperti pelatihan potong rambut, pelatihan pertukangan, laundry, juru sembelih,bengkel, tata boga  yang diikuti oleh mustahiq.

Tugas baznas adalah mengumpulkan Zakat, Infaq, sedekah dari para muzaki kemudian disalurkan kepada mustahiq (yang berhak). ‘’ Kekayaan ibaratnya kayak sumur kalau airnya tidak pernah diambil maka airnya tidak bersih, tidak bertambah, bahkan bisa jadi sarang nyamuk dan sarang penyakit. Berbeda kalau air sumur itu sering diambil (dikeluarkan) maka airnya akan bersih, bertambah dan banyak manfaatnya’’. Tambah kyai Daroji

Ning Nawal Taj Yasin istri  Wakil Gubernur Jawa Tengah mengucapkan terima kash kepada Baznas yang telah memberikan bantuan konsumtif maupun produktif kepada masyarakat. Dalam hal bidang boga yang harus diperhatikan adalah produknya berkualitas, halal, punya izin dan kontinuitas.

          Agar sukses kita perlu mencontoh sahabat urwah albarqi, usahanya sukses karena cakap komunikasi, negosiasi dan lobi. Sahabat Abdurrahman bin auf pinter membaca peluang bisnis, bisnis properti dengan sahabat saad bin robik. Sahabat usman punya prinsip keberhasilan dengan cara banyak memberi (luman). (kya)

Share

Komentar Pembaca

Aseng 09-11-23 10:34

Baznas Central Java Province distributes ZIS funds through the first Consumptive program, namely providing urgent assistance, for example providing basic food packages, helping with medical expenses. For further information, you can visit our website https://ninercaphell.com/


Tulis Komentar